Ngaku Karyawan Dealer, Penipu Kibuli Calon Pembeli Sepeda Motor
Hukum & Kriminal

Ngaku Karyawan Dealer, Penipu Kibuli Calon Pembeli Sepeda Motor

Mlati,(sleman.sorot.co)--Jajaran Unit Reskrim Polsek Mlati berhasil mengamankan seorang pelaku penipuan dengan modus mengaku sebagai karyawan dealer sepeda motor. Pelaku berinisial D (29) warga asal Tangerang Provinsi Banten, diketahui telah melakukan penipuan terhadap korban Tika Widowati (28) warga Dusun Sukosewu RT 04/06 Sukosewu Gendusari Blitar Jawa Timur.

Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu mengungkapkan, korban dan pelaku bertemu di wilayah Bluyah Gede RT 08 / 33 Sinduadi Kecamatan Mlati, pada Jumat 20 Juli 2018 sekitar pukul 19.00 WIB. Kepada korban pelaku mengaku sebagai karyawan dealer sepeda motor Honda dan menawarkan pembelian sepeda motor dengan mudah. Karena merasa percaya dengan pelaku, akhirnya korban menyerahkan sejumlah uang sebagai uang muka.

Saat itu korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp 5 juta kepada pelaku untuk uang muka pembelian sepeda motor. Pelaku juga menjanjikan kepada korban kalau proses pembelian sepeda motor akan selesai dalam waktu 3 hari yakni tanggal 23 Juli 2018,” ucapnya Selasa (31/7).

Namun, setelah ditunggu hingga waktu yang dijanjikan, sepeda motor pesanan korban tidak juga dikirim oleh pihak dealer. Karena merasa curiga, korban berusaha menghubungi pelaku melalui telepon namun tetapi tidak berhasil. Keberadaan pelaku juga tidak diketahui. 

Karena tidak berhasil menghubungi pelaku, korban kemudian melaporkan kejadian yang ia alami ke Mapolsek Mlati. Berbekal laporan dari korban petugas kemudian melakukan penyelidikan dan melakukanupaya pencarian terhadap pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku akhirnya dapat ditangkap di wilayah Prambanan, pada Sabtu 28 Juli 2018.

Dari keterangan pelaku, ia menggunakan uang milik korban untuk kepentingan sendiri seperti membayar hutang dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pelaku akan kita herat Pasal 378 atau 372 KUHP dengam ancaman hukuman pidana maksimal 4 tahun penjara,” pungkas Kapolsek.