Dua Tahanan Kabur Polsek Ngaglik Dibekuk di Lombok NTB
Hukum & Kriminal

Dua Tahanan Kabur Polsek Ngaglik Dibekuk di Lombok NTB

Ngaglik,(sleman.sorot.co)--Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Ngaglik dan Resmob Satreskrin Polres Lombok Barat berhasil menangkap 2 orang tahanan yang kabur dari sel di Mapolsek Ngaglik beberapa waktu lalu. Keduanya ditangkap di wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggar Barat (NTB), pada Kamis 19 Juli 2018 sekitar pukul 12.30 WITA.

Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi mengungkapkan, kedua tahanan itu masing-masing berinisial EP (27), warga Sidomulyo, Bener, Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta dan NBH (23), warga Jatimulyo Kricak, Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Keduanya ditangkap di tempat persembunyiannya di Perum Bumi Harapan Permai Jalan Venus Raya Dusun Telaga Waru, Kecamatan Labu Api, Kabupaten Lombok Barat NTB.

Dijelaskan, penangkapan tersebut berawal informasi yang datang dari anggota kepolisian di Polres Lombok Barat. Sebelumnya, Polres Sleman menetapkan dua tahanan tersebut dalam daftar pencarian orang (DPO) ke sejumlah daerah termasuk Polres Lombok Barat. Petugas di Polres Lombok Barat berhasil mengidentifikasi dua DPO tersebut berada di wilayahnya.

Sebelumnya kita menetapkan dua tahanan ini ke dalam DPO dan kita sebarkan ke Semarang, Klaten, Purworejo, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan termasuk di Polres Lombok Barat. Ternyata, keduanya terdeteksi di wilayah Lombok. Setelah anggota Polres Lombok Barat memastikan, kita mengirim anggota untuk melakukan penangkapan,” ungkap Kompol Danang Kuntadi, Senin (30/7/2018).

Dari hasil pemeriksan sementara, kedua tersangka sempat singgah ke beberapa kota selama menjadi buronan petugas. Selain sembunyi di wilayah Semarang, Solo, Surabaya dan Denpasar, kedua tersangka pencurian di mess PSS Sleman itu akhirnya sampai ke Lombok Barat. Di tempat tersebut, keduanya berniat menetap karena diterima kerja sebagai sales di sebuah perusahaan swasta. 

Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 3 potong gergaji besi dan potongan jeruji besi. Atas perbuatannya, kedua tersangka akand ijerat pasal 170 KUHP atau 406 dan pasal 223 KUHP.

Diketahui, dua tahanan kasus pencurian sepatu ini kabur dari dalam ruang sel tahanan Mapolsek Ngaglik pada Minggu 24 Juni 2018 sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku meloloskan diri dari dalam tahanan dengan cara merusak teralis besi ventilasi udara dalalam ruang tahanan. Sebelum kabur, keduanya sempat dibesuk oleh salah satu keluarga tersangka.