Mayat Pelaku Penipuan Modus Uang Palsu Ditemukan di Bantul
Peristiwa

Mayat Pelaku Penipuan Modus Uang Palsu Ditemukan di Bantul

Moyudan,(sleman.sorot.co)--Setelah tiga hari melakukan upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Progo, Tim Basarnas DIY berhasil menemukan tubuh korban pada Sabtu (28/7/2018). Mayat korban ditemukan di Kalijoho Desa Argodadi,, Kecamatan Sedayu Bantul, yang berjarak sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian di Padukuhan Karang Kemasan Desa Sumberrahayu, Kecamayan Moyudan.

Informasi yang berhasil dihimpun, tim SAR mendapatkan laporan adanya penemuan mayat dari warga di sekitar Jembatan Bantar Sungai Progo, Sabtu pagi. Tim kemudian mendatangi lokasi penemuan mayat dan melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, mayat tersebut dipastikan korban yang nekat menyceburkan diri ke Sungai Progo karena dikejar warga usai melakukan tindak pidana penipuan.

Warga melihat sekitar pukul 09.45 WIB dan langsung melapor ke tim yang berada di lapangan. Kita datangi lokasi dan kita evakuasi, dan benar itu korban yang beberapa hari lalu tenggelam,” ujar Komandan Tim Pencarian Basarnas DIY, Adi Fahroni.

Ia mengatakan, saat ditemukan kondisi korban masih utuh mengenakan celana panjang berwarna coklat dan baju berkerah berwarna biru laut. Korban berjenis kelamin laki-laki dengam ciri-ciri kulit sawo matang dan berambut ikal ini belum diketahui identitasnya. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas dan tim identifikasi Polres Sleman korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta. 

Korban sudah kami serahkan ke pihak kepolisian dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara karena belum diketahui identiatsnya,” terang Fahroni.

Sebelumnya pada Kamis (26/7), korban nekat terjun ke Sungai Progo karena merasa terdesak setelah dikejar-kejar warga di wilayah Padukuhan Karang Kemasan Desa Sumberrahayu, Kecamayan Moyudan. Lelaki misterius itu melakukan penipuan di sebuah warung kelontong karena berbelanja menggunakan uang palsu. Warga yang mengetahui aksinya kemudian mengejar pelaku hingga ia nekat menceburkan diri ke sungai.